Place Your Ad Here

Kisah Hijab Terry Putri : Bersyukur dan Tidak Ingin Dipuji

HIJABERS WORLD---Terkenal dengan image seksi, keputusan hijrah Terry Putri  sempat mencuri perhatian banyak orang. Berbagai asumsi bermunculan terkait hal-hal yang melatarbelakangi keputusan Terry untuk berhijab. Mulai dari anggapan-anggapan negative ikut trend, untuk alasan–alasan terentu bahkan keraguan-karaguan apakah Terry akan istiqomah dengan hijab yang menutupi auratnya.

Terry Putri berhijab (kanan). Foto via instagram/terryputri


Namun semua itu bisa ditepis oleh Terry. Tanpa perlu bicara banyak hal, Terry membuktikan komitmennya untuk terus berada pada jalan yang dipilihnya. Sebenarnya apa yang melatarbelakangi keputusan Terry untuk berhijab dan hal-hal apa saja yang dipertaruhkan Terry demi lebih mendekatkan diri pada Allah? Berikut ini adalah fakta-fakta mengenai “hijrahnya” Terry putri dengan memakai hijab.

Berusaha Memantaskan Diri Terlebih Dahulu
Beberapa wanita melewati peristiwa tertentu saat hidayah berhijab datang, seperti sakit, menikah, umrah atau peristiwa-peristiwa lainnya. Namun tidak begitu halnya dengan Terry. Tidak ada alasan khusus kenapa Terry akhirnya berhijab selain kesadaran bahwa hijab memang kewajiban mutlak bagi seorang muslimah.

Dari dulu sebagai seorang muslimah Terry sudah paham betul bahwa berhijab wajib hukumnya. Hanya saja Terry masih merasa “belum pantas”, masih merasa perlu memperbaiki diri terlebih dahulu, harus mengenal Islam. Terry tidak ingin main-main dengan hijab yang nantinya akan menutupi tubuhnya sebab berhijab adalahsebuahkomitmen yang tidak main-main.Terry tidak ingin menodai citra wanita berhijab. Karena itulah, Terry setiap harinya terus belajar untuk  memperbaiki diri dan memantaskan diri hingga merasa “menjadi seorang wanita berhijab”.

Menikmati Proses Berhijab Yang “Tidak Biasa”
Ada  satu hal unik dalam proses berhijabnya Terry Putri. Meski masih tampil seksi di televisi untuk keperluan syuting, ternyata dalam kehidupan sehari-hari Terry telah memulai belajar berhijab. Saat ada kegiatan selain syuting Terry telah memakai hijab kemana pun pergi. Demi kontrak kerja Terry harus menahan gejolak batin karena harus melepas hijab. Namun Terry mencoba untuk menikmati proses tersebut.

Bagaimanapun Terry harus professional begitu anggapan awal Terry. Hingga akhirnya Terry sadar, sampai kapan menunggu kontrak habis. Kewajiban Allah adalah segalanya. Demi keputusan mulia yang sudah ditekadkannya, dengan iklhas Terry akan mengiklaskan pekerjaannya agar bisa menjalankan kewajiban berhijab dengan sempurna hingga tidak perlu buka pasang lagi.

Berhijab Sebagai Rasa Syukur
Kesenangan atau kebahagiaan mudah dicari, namun bahagia, senang, bukan berarti tenang. Ketenangan adalah masalah batin. Terry senang, tentu. Allah telah memberikan reski yang banyak untuk Terry. Karirnya bagus dan tidak ada masalah berat diberikan Allah dalam hidupnya. Namun Terry belum merasakan ketenangan yang sesungguhnya.

Terry belum merasakan hati yang benar-benar tenang. Dan hijrah adalah cara untuk mendapatkan ketenangan tersebut. Berhijab adalah salah satu bentuk penyempurnaan perjalanan hijrah atau perjalanan spiritualnya.Hijab adalah bentuk konkret hijrahnya Terry sebagai wujud syukur atas kesenangan yang telah Allah berikan untuknya. Hijrah dan bersyukur yang pada akhirnya kesenangan hidup menjadi ketenangan batin.

Tak Ingin Dipuji 
Meski ada segelintir masyarakat yang menyangsikan, namun berhijabnya Terry Putri yang “mengejutkan”tersebut menimbulkan kesan yang mendalam bagi masyarakat. Penampilan barunya mendulang pujian dari teman-teman terdekat, penggemar ataupun masyarakat umum lainnya. Dukungan dan pujian tidak henti mengalir atas “hijrahnya” Terry.

Siapa tidak senang pujian, tapi tidak dengan Terry. Pujian membuat Terry takut menjadi besar kepala dan menjadi lupa esensi hijab sebenarnya.Terry tidak ingin berbangga hati dengan itu. Terry tidak ingin  dipuji atas penampilan barunya. Terry hanya ingin didoakan agar tetap istiqomah dengan pilihannya.

"Kalau harapannya, aku kepingin istiqomah, aku tidak ingin berbangga hati dengan segala pujian 
orang, aku ingin Lillahi Ta'ala," ungkapnya.[]


Penulis :  Yefra Desfita Ningsih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Hijab Terry Putri : Bersyukur dan Tidak Ingin Dipuji"

Post a Comment