Place Your Ad Here

Shalat Istikharah, Tujuan, Tata Cara dan Kapan Pelaksanaan

HIJABERSWOLRD.COM---Hidup penuh dengan pilihan-pilihan sulit, begitu asumsi yang sering kita dengar ditengah masyarakat. Ya, benar Sobat. Akan masa-masa tertentu dimana kita akan dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit dalam hidup. Namun bagaimanapun pilihan tersebut harus diputuskan.

Shalat istikharah kapan saja tapi lebih tenang malam hari. Foto via islamweb.net


Terkadang plilihan tersebut amat sangat sulit hingga pertarungan logika maupun analisis rasa saja tidak cukup. Kemana kita kembali? Ya, pada siapa lagi? Allah. PadaNyalah kita minta untuk ditunjukkan, padaNya lah kita minta diberi kemantapan hati untuk memutuskan.

Dalam hal ini Allah telah memberi kita media khusus untuk itu. Ibadah khusus yang dimaksudkan untuk mendapatkan petunjuk kemantapan hati dalam memutuskan sesuatu atau menentukan sebuah pilihan. Media tersebut adalah shalat istikharah.

Pengertian Shalat Istikharah
Secara bahasa Istikharah mempunyai makna “memilih” atau meminta pilihan akan sesuatu sehingga mendapatkan pilihat yang tepat dan terbaik. Jadi shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dilaksanakan dengan tujuan memohon bantuan dan petunjuk Allah untuk memilih diantara dua pilihan atau untuk memantapkan hati terhadap suatu keputusan.

Dalil disunnahkannya shalat istikharah terdapat dalam salah satu riwayat berikut:

Rasulullah SWT mengajari para sahabatnya untuk shalat istikharah dalam setiap urusan, sebagaimana beliau mengajari surat dari Alquran. Beliau bersabda, “Jika kalian ingin melakukan suatu urusan, maka kerjakanlah shalat dua rakaat selain shalat fardhu.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari, Ibn Hibban, Al-Baihaqi dan yang lainnya).

Shalat istikharah sering dilakukan saat orang-orang menemukan pilihan sulit dalam hidup dan ingin memilih yang terbaik demi tercapainya kebaikan dimasa yang akan datang. Pilihan-pilihan sulit itu umumnya terkait masalah jodoh, memilih pekerjaan, memilih pendidikan hingga masalah-masalah lainnya.

Tata Cara Pelaksanaan Shalat Istikharah
Pada dasaranya, pelaksanaan shalat istikharah sama saja dengan pelasanna shalat sunnah lainnya. Kecuali niat. Shalat istikharah dilakukan minimal dua rakaat. Bacaannya sama sebagaimana kita shalat biasa. Tidak juga ada ayat pendek tertentu yang disarankan setelah membaca surat alfatihah. Boleh membaca ayat pendek apa saja.

Namun, ada bacaan khusus yang dianjurkan untuk dibaca setelah shalat. Salah satu riwayat dari Jabir R.A menyebutkan setelah shalat istikharah. Sebuah hadits tentang do'a setelah shalat istikharah dari Jabir r.a mengemukakan bahwa do'a tersebut dapat berbunyi :

Alloohumma inni astakhiiruka bi'ilmika wa astaqdiruka biqudrotika wa as aluka min fadhlikal 'adzhiimi. Fainnaka taqdiru walaa aqdiru walaa a'lamu wa anta 'al-laamulghuyuubi. Alloohumma inkunta ta'lamu anna haadzal amro khoirun lii fii diinii wama'aasyii faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baariklii fiihi wa inkunta ta'lamu anna haadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma'aasyii wa 'aaqibati amrii wa 'aajilihi fashrifhu 'annii washrifnii 'anhu waqdurlil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bihi.

Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu. Aku mohon  kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib. Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku  di dunia atau akhirat- sukseskanlah untukku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah. Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untukku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”

Kapan Waktu Untuk Melaksankan Shalat Istikharah
Tidak ada waktu khusus untuk melaksanakan shalat istikharah. Shalat istikharah bisa dilaksanakan kapan saja baik pagi, siang, sore ataupun malam. Namun alangkah baiknya apabila memilih waktu-waktu dimana mustajabnya doa untuk dikabulkan Allah. Waktu yang sangat dianjurkan adalah pada sepertiga malam sebab sepertiga malam merupakan waktu yang sangat mustajab untuk memanjatkan doa pada Allah sebagaimana disebutan di dalam hadis :

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah Tabaraka wataa'la turun ke langit dunia pada setiap malam, yaitu pada 1/3 malam terakhir seraya berfirman, 'Siapa yang berdo'a kepadaKu niscaya akan Aku kabulkan dan siapa yang meminta kepadaKu niscaya akan Aku berikan dan siapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya akan Aku ampuni." (HR. Bukhari dan Muslim).

Selain karena sepertiga malam merupakan waktu mustajab untuk berdoa, suasana malam yang hening juga bisa meningkatkan kekhusukan kita saat beribadah dan berdoa pada Allah SWT.

Allah kurang baik bagaimana lagi Sob, Allah  bahkan menolong kita untuk menentukan pilihan terbaik dalam hidup agar berkah dimasa yang akan datang. Apa Sobat punya keraguan saat ini? Apa Sobat punya pilihan yang sulit untuk diputuskan?

Mari kita kembalikan semuanya pada Allah. Allah akan berikan pentunjuknya. Melalui apa? Apa saja. Melalui mimpi, melalui kemantapan hati, dan apa saja  yang harus kita selalu yakini itulah hasil istikharah pada Allah maka itulah jalan terbaik. InsyaAllah.

Penulis : Yefra Desfita Ningsih

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Shalat Istikharah, Tujuan, Tata Cara dan Kapan Pelaksanaan"

Post a Comment