Place Your Ad Here

Ini Kisah Dibalik Dirayakannya World Hijab Day Setiap 1 Februari

HIJABERSWORLD.COM----Kesadaran para muslimah untuk memakai hijab dari waktu ke waktu semakin meningkat, terutama di Indonesia. Hal ini merupakan kabar yang sangat baik bagi para muslimah yang berhijab sebab hijab tidak lagi menjadi penghalang dalam setiap kegiatan. Hijab juga tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang ketingggalan zaman dan tidak modis. Hal ini merupakan peran dari desaigner-desaigner muslim yang terus menciptakan kreativitas-kreativitas baru dalam rancangan busana untuk wanita berhijab.

Misi dan tagline World Hijab Day . Photo via Facebook


Tidak hanya di negara dengan mayoritas penduduk muslim, negara-negara dengan penduduk muslim sebagai minoritas pun sudah mulai memberikan solidaritas bagi wanita muslimah untuk memakai hijab. Bahkan Amerika Serikat sebagai salah satu negara dengan minoritas muslim membuat sebuah program unik yaitu World Hijab Day.

Wah, sekarang sudah ada hari hijab sedunia juga lho Sob. Kita memperingati hari hijab sedunia setiap tanggal 1 Februari. Saat ini lebih dari 50 negara baik dengan penduduk muslim mayoritas maupun minoritas turut merayakan hari hijab sedunia setiap tanggal 1 Februari. Sebenarnya bagaimana awal mula diperingatinya tanggal 1 Februari sebagai World Hijab Day dan apa tujuannya? Berikut fakta-fakta seputar World Hijab Day yang perlu Sobat ketahui :

Diskriminasi Karena Berjilbab
Diberlakukannya tanggal 1 Februari sebagai hari hijab sedunia bermula dari kegelisahan seorang wanita muslim Amerika bernama Nazma Khan. Sebagai wanita berhijab di negara non muslim, Nazma sering mendapatkan tekanan bahkan ancaman-ancaman dari berbagai pihak.

"Saya besar dan tumbuh di Bronx, New York. Saya mengalami banyak diskriminasi karena jilbab yang saya kenakan," kata dia seperti dilansir worldhijabday, Senin (2/2).

Di sebagian negara non muslim, hijab dianggap sebagai simbol penindasan. Wanita berhijab tidak mendapatkan toleransi untuk dapat menjalankan kewajiban. Kontroversi tentang wanita berhijab terjadi di mana-mana. Wanita berhijab dianggap ninja, diperolok-olok sebagai teroris, terlebih semenjak peristiwa terorisme pada tanggal 9 november 2012. Karena itulah Nazma ingin semua orang merasakan bagaimana memakai hijab, termasuk non muslim.

Untuk menghimbau pemakaian hijab tersebut, Nazma menetapkan tanggal 1 Februari sebagai hari hijab sedunia. Imbauan ini sebenarnya tidaklah dinyatakan secara resmi oleh Nazma namun diajukan dalam bentuk petisi di internet. Petisi tersebut ternyata mendapatkan respon yang luar biasa bahkan diterjemahkan dalam berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia.

Islam dan Hijab Bukan Terorisme
Wolrd Hijab Day juga dirancang untuk menghilangkan Islamophobia yaitu ketakutan orang-orang terhadap muslim karena bagi sebagian penduduk non muslim, muslim identik dengan tindakan terorisme. Dengan adanya World  Hijab Day, ditunjukkan bahwa tidak semua muslim itu teroris, tidak semua muslim melakukan kekerasan dan teroris tidak selalu identik dengan Islam.

Memperkuat Solidaritas Muslimah Dunia
Tujuaan World Hijab Day adalah untuk menimbulkan solidaritas bagi para muslimah yang berhijab di seluruh dunia. Setiap tanggal 1 Februari semua muslimah memakai hijab untuk memberi dukungan bagi wanita yang ingin memakai hijab namun masih mendapatkan tekanan. Hari Hijab sedunia diperingati untuk memberikan toleransi kepada para wanita untuk dapat menjalankan perintah agama untuk berhijab tanpa harus mendapatkan tekanan atau pandangan negatif.

Nazma ingin agar semua wanita muslimah menyadari kewajiban berhijab sehingga jumah wanita berhijab semakin banyak. Dengan semakin banyaknya wanita yang berhijab, maka akan semakin memperkuat keberadaan wanita berhijab untuk dapat diterima di masyarakat.

Semoga semakin banyak yang memakai hijab ya Sob. Sebab bagaimanapun memakai hijab adalah kewajiban mutlak bagi semua wanita muslimah. [HW/"1" Ichie]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Kisah Dibalik Dirayakannya World Hijab Day Setiap 1 Februari"

Post a Comment